Latest News :
Home » , » Masih ingatkah kita dengan Pancasila ?

Masih ingatkah kita dengan Pancasila ?

Written By minna press publications on Sabtu, 20 Agustus 2011 | 07.50


PANCASILA
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan, Dalam Permusyawaratan Perwakilan
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Enam puluh enam tahun sudah Negeri kita berideologi Pancasila. Tak henti-hentinya para pendahulu kita selalu mengajarkan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila, mereka berharap Pancasila tidak hanya hidup di zaman mereka, namun bisa tetap hidup sampai anak cucu mereka.
Berbagai cara pun dilakukan untuk menanamkam nilai-nilai Pancasila, mulai dari pemahaman tentang Pancasila melalui lembaga pendidikan, pembacaan Pancasila di setiap upacara kenegaraan, uji pengetahuan tentang Pancasila, dan banyak cara lain yang dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila.
Begitu juga yang dilakukan Yayasan Darut Taqwa, sebagai lembaga pendidikan yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45, penanaman nilai-nilai Pancasila pun dilakukan, salah satunya dengan cara mewajibkan semua lembaga formal yang bernaung di bawah Yayasan Darut Taqwa untuk melakukan upacara setiap satu minggu sekali. Dan di setiap upacara itu wajib dibacakan butir-butir Pancasila dan diikuti oleh semua peserta upacara.
Namun ironis sekali, disaat hari lahir Pancasila tiba pada tanggal 01 Juni 2011, tak satupun lembaga yang bernaung di bawah Yayasan Darut Taqwa merayakan hari lahirnya landasan yang keramat ini. Terlepas dari ketidak tahuan atau lupa atau kesibukan atau apalah namanya, seyogyanya diadakan sebuah acara sederhana yang mengupas tentang apa itu Pancasila, kenapa Pancasila itu ada, apa manfaat Pancasila, sekaligus bagaimana pengaplikasian Pancasila yang sebenarnya. Sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada para pendahulu kita yang sudah melahirkan Pancasila dan sebagai cara untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila pada generasi muda yang ada di Yayasan Darut Taqwa yang minim sekali pengetahuan tentang Pancasila.
            Lalu sebuah pertanyaan muncul, “haruskah kita menunggu hilangnya Pancasila dulu, baru kita akan menanamkan Pancasila pada penerus kita? ”. Jawabannya ada dalam hati kita masing-masing kawan. Ingatlah pesan pak dokter “mencegah lebih baik dari pada mengobati.” (aiq)













Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Mas Template | Johny Magazine | Johny News
Copyright © 2011. Media Informasi Ngalah Darut Taqwa - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Slider Script Borneo Templates
Proudly powered by Blogger