MAHASISWA TANGGAP NII
Kamis (12/05) 19.00 WIB bertempat di lantai 1 gedung perkuliahan Universitas Yudharta Pasuruan, mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan bekerjasama dengan FGD (Focus Group Discussion) mengadakan diskusi terkait boomingnya kasus Faham NII (Negara Islam Indonesia) yang akhir-akhir ini marak dibicarakan diberbagai media informasi baik media masa ataupun elektronik. Disamping waspada akan faham NII, kegiatan ini juga bermaksud untuk meningkatkan kajian kemahasiswaan di lingkungan kampus Universitas Yudharta Pasuruan.
Dalam acara tersebut dihadiri kurang lebih 50 orang yang terdiri dari perwakilan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), Mahasiswa Universitas Yudharta, FKU (Forum Komunikasi ‘Ulya) serta tim Pers MinNa (Media Informasi Ngalah). Acara ini bertujuan untuk merumuskan strategi pertahanan untuk Faham NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dari Faham NII di wilayah Pasuruan khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Acara yang difasilitatori oleh Hafidz Rosyidi S.T ini berjalan terarah dan menghasilkan banyak strategi yang bisa dijadikan sebagai pertahanan Faham NKRI dari Faham NII tersebut. Poin-poin penting dari strategi yang dihasilkan antara lain: Setiap organisasi supaya membentengi dan memperkuat basic nasionalisme bagi kader atau anggota di organisasinya masing-masing, bila ada indikasi Faham NII segera laporkan pada yang berwajib, Koordinasi dengan tokoh dan kelompok-kelompok yang se-ideologi dengan kita (Ideologi NKRI), memperkokoh ideologi Pancasila bagi diri kita sendiri.
Acara ini tidak hanya membahas strategi pertahanan Faham NKRI dari Faham NII, melainkan juga membahas tentang sejarah berdirinya faham tersebut sekaligus sepak terjangnya selama kurun waktu kurang lebih 42 tahun. Dari hasil diskusi ini diharapkan mampu membawa perubahan dan mempertahankan Faham NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) karena Faham NKRI adalah HARGA MATI bagi bangsa Indonesia.
Inilah satu bentuk respon Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan terhadap nasib bangsa dan generasi penerus NKRI. (Aiq)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar