Ngalah, Jum’at (20/05) bertempat di Auditorium SMA darut Taqwa tengah diadakan penyuluhan kesehatan yang diadakan oleh Biro Kebersihan dan Kesehatan Pondok Pesantren Ngalah yang berkerja sama dengan Puskesmas Purwosari. Tema yang diusung dalam acara tersebut adalah “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)”.
Dalam kegiatan yang dilakasanakan mulai jam 08.00 pagi ini dinarasumberi oleh dr. Mayta dari Pimpinan Umum Puskesmas Purwosari dan dr. Yuniarti dari Lawang berlangsung cukup relaks dan bersahabat. Kegiatan ini membahas tentang kesehatan yang ada di lingkup pesantren, terutama di ponpes Ngalah yang sering terjadi penyakit seperti kekurangan darah (Anemia), TBC, dan yang sudah umum adalah penyakit kulit atau gatal-gatal.
Narasumber menjelaskan bahwa pada umumnya penyakit Anemia terjadi karena kekurangan zat besi atau disebut juga Anemi Gizi Besi (AGB) yang sering terjadi pada anak usia remaja. Penyakit TBC sering terjadi karena pengaruh dari pandangan yang kurang baik dan kurangnya cahaya yang masuk ke dalam ruangan (kamar), karena cahaya merupakan sumber utama Sinar Ultra Violet (UV) yang mampu menetralisir adanya bakteri. Sedangkan penyakit gatal-gatal terjadi karena lingkungan yang kurang bersih dan kurangnya kepedulian dari masing-masing individu.
Semua penyakit yang sering terjadi tersebut, ada beberapa cara untuk mengantisipasinya, seperti menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan penggalaan P3K di tiap-tiap kamar yang ada di pesantren. Penggunaan Toga ini didasarkan pada UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009 (Hak inisiatif DPRRI) Bab I Pasal 1 tentang kesehatan mendorong reformasi dan obat tradisional (Battra). Dalam keterangan lain menjelaskan bahwa 55,3% penduduk Indonesia mengkonsumsi jamu atau obat tradisional dan 95,6% dari angka tersebut mengakui bahwa ramuan tradisional yang digunakan sangatlah bermanfaat bagi kesehatan.
Dari semua penjelasan yang disampaikan oleh narasumber, Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yang ada di pesantren Ngalah perlu mencatat apa yang diperlukan untuk meminimalisir terjadinya masalah keasehatan dan harus lebih mengutamakan kerjasama di dalamnya. “Poskestren Ngalah diharap lebih kreatif untuk memanfaatkan Toga dan lebih berinisiatif meningkatkan semangat untuk membudayakan Toga di lingkungan pesantren Ngalah”, pesan Bu Yuniarti di sela-sela pembicaraaanya. Selain itu beliau juga menyarankan agar di bulan-bulan ini Poskestren Ngalah mengadakan lomba Lukis Poster yang bertemakan tentang kesehatan dan nantinya pemenang lomba tersebut akan diikutkan dalam lomba yang sama di tingkat Kabupaten dan menuju ke tingkat yang lebih tinggi yaitu tingkat Provinsi. (uchetz)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar